2 Siswa Terseret Banjir, Satu Ditemukan Tewas Di Gorong Gorong

MAGETAN- Dua orang siswa di Magetan terseret arus banjir. Satu orang ditemukan tewas di gorong-gorong yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara. Upaya pencarian korban lainnya dihentkan karena kondisi yang tidak memungkinkan.

Hujan deras yang membuat luapan air di sejumlah ruas jalan raya di Kabupaten Magetan pada kamis siang membawa korban. Dua orang siswa masing-masing Arega Rafasta, 11 tahun, siswa sekolah dasar dan Fabustam Abu Amar, 16 tahun, siswa kelas xi SMA Negeri 3 Magetan terseret arus banjir.

Data yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan saat itu dua orang yang berasal dari desa Ringinagung Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan bermain air bersama teman-temannya di area persawahan Desa Ringinagung atau dekat kantor dinas pendidikan Magetan.

Saat asyik bemain arus yang cukup deras menyebabkan korban Arega terseret arus banjir hingga masuk gorong-gorong. Fabustam mencoba menolongnya, namun naas ia juga ikut terseret arus banjir hingga masuk gorong-gorong.

Selang 30 menit kemudian korban Arega ditemukan tidak bernyawa di dalam gorong-gorong yang berjarak kurang lebih 500 meter dari TKP. Mayat korban langsung dibawa ke kamar mayat rumah sakit umum daerah, RSUD dokter sayidiman magetan.

Petugas dari badan penanggulangan bencana daerah, Magetan dibantu warga TNI dan Polri terus melakukan pencarian korban Fabustam. Mereka membuka satu persatu gorong-gorong sepanjang jalan raya karya dharma tersebut.

Namun hingga kamis malam korban belum juga diketemukan, BPBD Magetan menghentikan proses pencarian karena waktu yang tidak memungkinkan.

 

Komentar
READ  Kasau Resmikan Monumen Pesawat F-5 Tiger Lanud Iswahjudi

Baca Juga

Leave a Comment