PLN Unjuk Gigi, 3 Rumah Disangka Curi Setrum Listrik

KAB MADIUN – Sebanyak 3 kepala keluarga di Kab Madiun mengeluh atas pemutusan sepihak jaringan listrik di rumah mereka. Selain jaringan listrik diputus paksa warga juga diharuskan membayar denda sebesar 7 juta rupiah lebih atas tuduhan mencuri listrik.

Keluhan 3 kepala keluarga di Desa Putat Kecamatan Geger Kabupaten Madiun ini terjadi pasca diputusnya jaringan listrik di rumah mereka Rabu ( 15/11) sore kemarin. Pemutusan jaringan listrik secara sepihak ini terjadi setelah sejumlah petugas PLN rayon Dolopo mendatangi rumah masing-masing korban.

Petugas tiba-tiba naik ke atap rumah dengan alasan melihat kondisi kabel listrik tanpa didampingi sejumlah saksi maupun pemilik rumah. Setelah turun petugas langsung memutus jaringan listrik dan menyegel alat pengukur kwh/ atau speedometer.

Lalu memberikan selembar surat ke pemilik rumah agar segera ke kantor PLN terdekat tanpa ada penjelasan kesalahan yang dilakukan oleh korban. Namun sesampai di kantor PLN rayon Dolopo 3 korban tersebut kaget dua warga dikenakan denda 7 juta rupiah lebih atas pelanggaran dugaan pencurian aliran listrik.

Sementara satu warga lainya didenda 1,5 juta rupiah karena memindah speedometer listrik tanpa ijin. Sementara dari perwakilan PLN Dolopo mengakui pemutusan jaringan listrik di 3 rumah warga putat tersebut sudah sesuai prosedur. Mereka didenda karena melakukan pelanggaran pencurian listrik dan harus melunasi tagihan sehingga jaringan listrik akan dipasang kembali.

Hingga kini 3 warga tersebut mengaku resah. Mereka merasa tidak melakukan pelanggaran maupun mencuri listrik seperti yang dituduhkan, namun dianggap bersalah dan dikenakan denda. Sementara warga juga keberatan harus membayar denda sebanyak 7 juta lebih agar listrik di rumah mereka kembali menyala.

Komentar
READ  Harga Komoditas Turun Picu Deflasi 0,16 Persen

Baca Juga

0 Thoughts to “PLN Unjuk Gigi, 3 Rumah Disangka Curi Setrum Listrik”

  1. It agree, this idea is necessary just by the way
    Rexuiz FPS

Leave a Comment