Tanpa Bulan Madu, Pasangan Ini Terpaksa Menikah Di Rutan

KAB. PONOROGO – Sekian lama berpacaran, pasangan sejoli Riskilah Nauri Firdaus dan Wahyu Eka Putriani ahirnya menikah, meskki pihak pengantin pria berstatus tahanan Polres Ponorogo. Keduanya dinikahkan di rutan ponorogo setelah mendapat restui pihak keluarga kedua mempelai, acaranya pun berlangsung lancar, hikmat dan sakral layaknya pernikahan pada umumnya.

Meski  sedang menjalani masa tahanan di rutan kelas 2B Ponorogo dalam kasus pencurian, Riskilah Nauri Firdaus warga kelurahan  Mangkujayan kecamatan kota Ponorogo, tidak menyurutkan niatnya menikahi Wahyu Eka Putriani warga kelurahan Pangkuden kecamatan kota Ponorogo.  Setelah mendapat restu keluarga, prosesi akad nikah berlangsung dan dilaksanakan pagi hari di ruang aula Rutan Ponorogo yang disaksikan pihak keluarga kedua mempelai serta kepala Rutan Ponorogo.

Acaranya pun berjalan lancar, hikmat bahkan sakral layaknya pernikahan pada umumnya.  Meski mendapat penjagaan ketat oleh Petugas Rutan Ponorogo, suasana haru terlihat jelas diraut wajah kedua mempelai.

Kedua mempelai merasa senang, setelah pernikahannya yang mereka tunggu tunggu akhirnya terlaksana. Pihak mempelai pria berjanji setelah keluar dari tahanan ini, ia akan menafkai istrinya dan tidak mengulangi lagi perbuatannya yang  saat ini sedang ditangani polres Ponorogo.

Kedua mempelai juga ikhlas menjalaninya, meski seusai pernikahan keduanya harus perpisah lagi.  Selain itu kedua mempelai ini akan melaksanakan bulan madu setelah pengatin pria usai menjalani masa tahanan dalam kasus pencurian yang menjeratnya.

Sementara pihak Rutan Ponorogo mengaku selama ini  akan memberi fasilitas pernikahan bagi tahanan yang memang ingin melakukan pernikahan. Meski demikian pihak tahanan harus menyiapkan bebrapa syarat, salah satunya  surat keterangan dari desa yang menyatakan keduanya masih lajang atau tidak memiliki suami maupun istri.

Komentar
READ  Mediasi Bentor Dengan Polantas Tidak Ada Titik Temu

Baca Juga

Leave a Comment