Kejaksaan Geledah Rumah Kades Buntut Laporan BPD

NGANJUK -Kejaksaan negeri Nganjuk mulai melakukan penggeledahan di rumah kades. Penggeledahan dilakukan menyusul setelah adanya laporan dugaan korupsi dana desa pada tahun 2016. Dari hasil penggeledahan petugas mengamankan sejumlah barang bukti.

Sebanyak tujuh anggota kejaksaan negeri Nganjuk, dibantu dua polisi dari unit sabhara Polres Nganjuk menggeledah rumah M. Afifuddin kades di kecamatan loceret.  Pengeledahan itu dilakukan setelah adanya laporan dari sejumlah BPD atau badan permusyawaratan desa setempat yang menduga kades melakukan manipulasi dan memark up dana ADD untuk pembangunan jalan desa.

Sejumlah petugas yang datang ke rumah kades langsung melakukan penggeledahan dan mengamankan sejumlah berkas berkas proyek pembagunan desa. Petugas juga menggeledah tempat pembuatan faving yang dipakai untuk membangun jalan desa.

Di samping mengamankan berkas proyek jalan petugas juga mengamankan sejumlah batu paving lengkap dengan alat cetak paving. Kejaksaan juga menggeledah ruang kerja di dalam kantor desa dan mengamakan satu dos berkas pekerjaan peroyek yang menggunakan dana desa.

M. Afifuddin, mengaku penggeledahan dilakukan kejaksaan sebagai tindak lanjut dari laporan dugaan korupsi dirinya, namun kades yang baru menjabat satu periode itu menyerahkan sepenuhnya atas dugaan kasusnya kepada pihak kejaksaan untuk bisa membuktikan dugaan tersebut.

Seperti diberitakan sejumlah anggota BPD melaporkan kadesnya atas dugaan laporan fiktif pembangunan jalan desa yang menggunakan dana desa dan anggaran dana desa kurang lebih 500 juta rupiah ke kejaksaan negeri Nganjuk.

 

Komentar
READ  Perlintasan Kereta Api Tanpa Palang Pintu Kembali Memakan Korban 1 MD

Baca Juga

Leave a Comment