Tambang Ditutup, Penambang Batu Gamping Demo DPRD

KAB. PONOROGO – Tak terima penutupan tambang batu gamping ditutup sepihak oleh Pemkab Ponorogo, ratusan penambang tradisional melakukan aksi demo di kantor DPRD Ponorogo. Warga meminta DPRD untuk mendesak Pemkab Ponorogo untuk membuka kembali tambang batu gamping. Sebab akibat penutupan tambang, ratusan warga sudah tidak bisa menghidupi keluarga.

Dengan membentangkan poster berbagai tuntutan, ratusan warga kecamatan Sampung, Ponorogo, jumat pagi menggelar aksi demo di halaman kantor DPRD Ponorogo. Ratusan warga baik ibu ibu, anak anak serta penambang tradisional ini meminta kepada DPRD untuk mendesak Pemkab Ponorogo untuk kembali membuka tambang batu gamping yang ditutup sepihak sejak dua minggu yang lalu.

Saat ini, ratusan warga Sampung sudah tak bisa menghidupi keluarganya karena tidak adanya pemasukan sama sekali. Sebab selama puluhan tahun  penghasilan ratusan warga kecamatan sampung berasal dari penambangan batu gamping secara tradisional.

 

Mirisnya, meski lokasi tambang ditutup, namun pihak pemerintah justru mendatangkan alat berat dan melakukan akititas penambangan dilokasi. Bahkan aktifitas ini terus dilakukan setiap hari pasca penutupan sepihak yang dilakukan Pemerintah Daerah Ponorogo.

 

Warga berharap penutupan sepihak ini segera diselesaikan dan dibuka kembali. Sebab selama ini ratusan warga kecamatan Sampung mata pencahariannya dari penambangan gamping secara tradisional.

Komentar
READ  Festival Nelayan, Sedekah Laut Sambut Muharam

Baca Juga

Leave a Comment