Disangka Mark Up Bibit Tanaman, Kepala Dinas LH Masuk Bui

MAGETAN- Satu lagi kepala dinas di Magetan masuk bui. Kali  ini kepala dinas lingkungan hidup Magetan, Bambang Setiawan harus mendekam di rutan kelas 2 B Magetan karena terlibat korupsi pengadaan bibit tanaman di enam lokasi tahun anggaran 2016.

Setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 4 jam kepala dinas lingkungan hidup Magetan, Bambang Setiawan keluar dari ruang kasi pidana khusus kejaksaan negeri Magetan. Kejaksaan negeri magetan menetapkan bambang setiawan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan bibit tanaman hias, bibit tanaman keras, dan vertical garden di enam titik dalam anggaran tahun 2016.

Bambang diduga melakukan mark up anggaran dalam pengadaan barang dan jasa senilai 1,2 miliar rupiah tersebut yang menyebabkan kerugian negara 218 juta rupiah. Pasca ditetapkan tersangka, tim penyidik kejaksaan negeri Magetan langsung menahan tersangka. Orang nomer satu di dinas lingkungan hidup tersebut ditahan di rutan kelas 2 B Magetan.

“Kita lakukan penahanan terhadap tersangka karena dikhawatirkan tersangka bisa melarikan diri atau menghilangkan barang bukti dan ini sudah sesuai dengan KUHAP,” terang Achmad Taufik Hidayat, Kasi Pidsus Kejari Magetan, pada awak media.

Tersangka Bambang Setiawan akan ditahan selama dua puluh hari ke depan di rutan Magetan. Tim penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap Bambang dalam kapasitas sebagai tersangka dan merampungkan berkas untuk dilimpahkan ke pengadilan negeri tipikor Surabaya.

Komentar
READ  Tak Berizin, Kafe Bodong Nekat Beroperasi

Baca Juga

Leave a Comment