Kasus Perceraian PNS Pemkab Madiun Didominasi Guru Dan Tenaga Medis

KAB. MADIUN – Kasus perceraian di lingkup Pegawai Negeri Sipil Pemkab Madiun setiap tahunya pasti terjadi. Selama 11 bulan terakhir ini angka perceraian PNS Pemkab Madiun mencapai 10 orang. Mayoritas mereka dari kalangan guru dan tenaga medis.

Ditahun 2017 yang yang sudah menginjak 11 bulan ini tercatat di sebanyak 16 Pegawai Negeri Sipil di lingkup Pemkab Madiun yang terlibat kasus perceraian di Pengadilan Agama Kabupaten Madiun.  Kasus perceraian tersebut mayoritas didominasi dari kalangan guru dan tenaga medis.

Faktor penyebab perceraiannya pun merupakan masalah klasik, diantaranya perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga KDRT, faktor ekonomi. Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten Madiun Sigit Budiarto,  angka perceraian di kabupaten Madiun rata-rata diajukan oleh kaum hawa. BKD pun juga sudah melakukan berbagai tahap pembinaan bagi mereka yang mengajukan cerai, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 11 tahun 2017 tentang management PNS bahwasannya, atasan langsung sangat berperan dalam melakukan pembinaan kepada bawahannya,  baik dalam melaksanakan tugasnya maupun dalam urusan rumah tangga mereka.

Meski demikian, angka perceraian di tahun 2017 ini terbialng menurun dibanding, pada tahun 2016 lalu,   tercatat, jumlah angka perceraian sebanyak 44 kasus, 33 orang sebagai penggugat dan 10 orang sebagai tergugat.

Komentar
READ  BAWASLU Amankan 700 Eksemplar Koran Bernuansa Kampanye

Baca Juga

Leave a Comment