Sebabkan Banjir, Warga Protes Proyek Double Track

KOTA MADIUN – Proyek double track di Kota Madiun menuai protes dari warga. Hal ini dikarenakan pihak proyek tidak membuat saluran air terlebih terlebih dahulu. Akibatnya, hujan deras yang menguyur Kota Madiun menyebabkan sejumlah rumah warga terendam banjir.

Warga di jalan Sri Rejeki kelurahan Sukosari kecamatan Kartoharjo Kota Madiun dibuat geram oleh pengerjaan Proyek Double Track. Bagaimana tidak, 2 rumah warga harus terendam banjir akibat tidak adanya saluran air di lokasi proyek. Lokasi proyek yang biasanya menampung air kini sudah tertimbun material tanah urug.

Kinaot Setyo Budianto, pemilik rumah mengaku baru pertama kali ini air banjir masuk kedalam rumah miliknya. Dirinya menyalahkan pelaksana Proyek Double Track yang tidak membuat saluran air terlebih dahulu. Pihaknya menuntut kompensasi kepada pelaksana proyek.

Usai di protes warga, pihak proyek menggunakan alat berat membuat saluran air. Sementara itu, sejumlah ruas jalan di Kota Madiun juga tergenang air usai hujan lebat mengguyur Kota Madiun sekitar 1 jam lebih. Bahkan, jembatan di jalan Anggrek Kota Madiun juga tersumbat oleh sampah. Warga pun gotong royong membersihkan sampah yang menyumbat aliran air tersebut.

Komentar
READ  Ditinggal Ngobrol, Dapur Nyaris Ludes Terbakar

Baca Juga

Leave a Comment