Puluhan Warga Protes Irigasi Tertutup Material Tol

KAB. NGANJUK – Puluhan warga dinganjuk, ramai ramai mendatangi saluran isirigasi yang tertutup oleh material tol trans jawa, warga bersama anggota DPRD meminta agar pihak tol segera membuka kembali saluran tersebut, karena mengancam hasil tanam padi dan berdampak banjir.

Sekitar 40 petani asal desa bungur kecamatan Sukomoro kabupaten Nganjuk, mendatangi proyek tol, didampingi anggota dewan, mereka meminta saluran air yang tertutup proyek tol kembali di normalkan, karena dengan tertutupnya saluran air, berakibat 75 hektar sawah warga terendam banjir, sehingga dimungkinkan akan mengalami gagal panen.

Dengan didamping anggota DPRD, warga meminta, ahirnya saluran air yang tertutup proyek tol, di normalkan kembali, karena permintaan ini sudah di lakukan 3 kali, tetapi, nampaknya pengelola jalan tol tidak ada kepedulian terhadap masyarakat.

Sehingga saat hujan seperti ini, petani harus menanggung resiko, sawahnya tergenang air, sementara, sawah yang berada di utara proyek tol kesulitan mendapatkan air sawah.

Pri Sriyono, salah seorang petani mengatakan,kedatangannya ke proyek jalan tol bersama temannya, untyuk meminta kepada pengelola jalan tol untuk kembali menormalkan saluran air sawah yang ada di desanya, karena dengan tertutupnya proyek tol 75 hektar sawah terendam banjir.

Sementara Arbayana, anggota DPRD Nganjuk Komisi A yang mendampingi petani mengaku, mendapat laporan dari petani terkait saluran air sawah tertutup proyek tol. Pihaknya langsung turun ke lokasi dan meminta agar pihak tol segera menormalisasikan saluran tersebut.

Akhirnya pengelola proyek jalan tol langsung merespont, dengan membongkar saluran yang tertutup, dengan menggunakan alat berat, sehingga saluran air utama, dapat kembali mengalir.

Komentar
READ  Arisan Desa Membuat Ibu Ini Bunuh Diri

Baca Juga

Leave a Comment