Tolak Pendirian Pabrik, Warga Gelar Aksi dan Doa Bersama

KAB. PONOROGO – Rencana pendirian pabrik pemurnian batu gamping yang berada di lokasi tambang Gunung Gamping di desa Sampung, kecamatan Sampung, Ponorogo di protes warga. Tak hanya menolak pendirian pabrik, namun warga juga menggelar doa bersama di lokasi pertambangan.

Sambil membaca sholawat nabi, belasan pekerja tambang tradisional ini memprotes rencana pendirian pabrik pemurnian batu gamping yang ada di desa Sampung, kecamatan Sampung, Ponorogo. Tak hanya menolak pabrik yang di bangun pemerintah daerah, namun belasan massa yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa ini juga menggelar doa bersama di lokasi tambang.

Dalam aksi ini warga menuntut Pemkab Ponorogo membatalkan pendirian pabrik dan membawa alat berat dilokasi tambang. Sebab jika ini di lakukan, dapat di pastikan pekerja tambang tradisional akan tersingkirkan.

Tak hanya itu rencana pendirian pabrik yang dilakukan pemerintah daerah juga tidak pernah mendapat persetujuan dari lingkungan sekitar. Padahal jika pabrik beroperasi, masyarakat setempat akan terdampak debu dan kesulitan air karena gunung di keruk berskala besar.

Oleh sebab itu warga menggelar doa bersama di lokasi tambang untuk meminta pada sang kuasa agar permintaan warga di kabulkan. Warga juga berharap kepada pemerintah daerah segera membuka tambang, sebab selama ini ratusan warga kecamatan sampung mata pencahariannya hanya dari penambangan secara tradisional.

Perlu diketahui, meski lokasi tambang ditutup, namun pihak pemerintah justru mendatangkan alat berat dan alat pabrik yang rencana akan di dirikan dilokasi tambang, padahal hingga saat ini belum ada ijin resmi dari pihak ESDM Provinsi Jawa Timur.

Komentar
READ  Peserta Ritual Sapu Jagad Dilarang Bicara, Mengapa ?

Baca Juga

Leave a Comment