Sopir Bus Sugeng Rahayu Terancam 12 Tahun Penjara

MAGETAN – Setelah melalui tahap penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi, penyidik dari Satlantas Polres Magetan menetapkan sopir bus sugeng rahayu Nur Hasan menjadi tersangka dalam kasus kecelakaan yang menyebabkan kernet bus mira tewas tergencet.

Pasca ditangkap di Tulungagung tim penyidik dari unit laka lantas Polres Magetan terus melakukan pemeriksaan terhadap sopir bus sugeng rahayu Nur Hasan. Setelah memeriksa dan meminta keterangan dari sejumlah saksi polisi menetapkan sebagai tersangka dalam kasus laka lantas yang menyebabkan kernet bus mira Mustakim tewas. Nur Hasan diduga dengan sengaja menabrak kernet bus mira Muskatim hingga tewas tergencet di antara dua body bus.

Kanit laka lantas Polres Magetan Ipda Yudi Wiyanto mengatakan tersangka dijerat pasal 311 ayat 5 Undang-Undang nomer 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Diketahui kasus laka lantas terjadi di jalan raya Ngawi Maospati tepatnya di Glodok Kelurahan Karangrejo Magetan. Sejak dari Solo bus mira dan sugeng rahayu saling kejar. Saat tiba di traffic light simpang tiga Karangrejo bus mira mendahului bus sugeng rahayu dan berhenti di tengah jalan.

Kernet bus mira Mustakim turun dari bus dengan membawa kunci roda. Setelah kedua kernet bertemu mereka sepakat damai. Namun saat Mustakim hendak naik bus tiba-tiba bus sugeng rahayu melaju dari sisi kiri bus mira dan menabrak korban hingga tewas tergencet di antara dua body bus.

Komentar
READ  Saran Pemkab Bukan Solusi Bagi Pengusaha Kulit

Baca Juga

Leave a Comment