Retribusi Pasar Naik Demi Kejar Target PAD

Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun secara resmi menaikan sejumlah restribusi di pasar diantaranya tarif parkir tarif sewa lahan untuk reklame serta tarif retribusi untuk kegiatan promosi di lingkungan pasar. Kenaikan tersebut untuk mendokrak pendapatan asli daerah (PAD)

Hal itu diputuskan dalam rapat paripurna DPRD Kota Madiun dengan agenda pengambilan keputusan atas 6 rancangan peraturan daerah (raperda) kota madiun yang salah satunya terkait raperda tentang perubahan perda nomor 31 tahun 2011 tentang retribusi pasar. Setidaknya ada 3 sektor retribusi tarif pasar yang mengalami kenaikan, diantaranya tarif parkir di pasar yang menyesuaikan dengan tarif parkir dari dinas perhubungan kota madiun.

Besarnya retribusi sekali parkir di pasar seperti sedan, pick up dan sejenisnya Rp. 2.000,00, roda dua (sepeda motor) Rp. 1.000,00 roda empat jenis box/truk Rp. 4.000,00 sepeda pancal Rp. 500,00

Sementara itu besarnya retribusi sewa tanah/tempat untuk reklame per m2 per tahun serta besarnya tarif retribusi untuk kegiatan promosi di lingkungan pasar per m2 per hari juga mengalami kenaikan cukup signifikan.

Retribusi sewa tanah/tempat untuk reklame per m2 per tahun  pasar kelas i Rp. 300.000,00 – dulu per hari Rp. 600,00,  pasar kelas ii Rp. 260.000,00 – dulu per hari Rp. 500,00, pasar kelas iii Rp. 220.000,00 – dulu per hari Rp. 400,00

Besarnya tarif retribusi untuk kegiatan promosi di lingkungan pasar per m2 per hari
pasar kelas i Rp. 10.000,00 sebelumnya Rp. 3.000,00
pasar kelas ii Rp. 7.500,00 sebelumnya Rp. 2.000,00
pasar kelas iii Rp. 5.000,00 sebelumnya Rp. 1.500,00

Pemerintah Kota Madiun akan mensosialisasikan kepada masyarakat terkait kenaikan tarif retribusi pasar tersebut.

Komentar
READ  4 Penjambret Spesialis Kalung Emak-Emak Dibekuk Polisi

Baca Juga

Leave a Comment