Warga Keluhkan Jalan Alternatif Rusak Parah Akibat Truk Proyek

Nganjuk – Jalan alternatif lintas propinsi dari Nganjuk menuju Madiun tepatnya di Kecamatan Sukomoro Nganjuk rusak parah sepanjang satu kilometer. Dengan kedalam kerusakan jalan mencapai setengah meter. Kerusakan diakibatkan lalu lalang kendaraan truk pengangkut material jalan tol yang melebihi kapasitas. Ironisnya meski sudah dua bulan rusak belum ada perhatian dari yang berwenang.

Jalan alternatif lintas kabupaten dari Jombang menuju Madiun tepatnya di Desa Ngerengket Kecamatan Sukomoro Nganjuk kondisinya rusak parah kerusakan diakibatkan lalu lalang truk bermuatan material proyek jalan tol yang melebihi kapasitas kondisi jalan.

Kerusakan yang sudah lebih dari dua bulan ini belum mendapat perhatian dari pengelola jalan propinsi tol warga sangat mengeluhkan kondisi jalan yang ada di wilayahnya akibat kerusakan jalan itu banyak kendaraan yang terperosok karena kedalaman kerusakan mencapai setengah meter.

Untuk menyelamatkan diri banyak pengendara yang balik arah supaya tidak terjebak dalam kubangan kerusakan jalan kebanyakan kendaraan yang balik arah adalah kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

Bahkan salah satu sedan yang nekat melintas terjebak di dalam kubangan jalan rusak hingga berjam-jam kerusakan jalan ini diperparah dengan datangnya musim hujan.

Kuswanto salah seorang warga setempat mengeluhkan kondisi jalan rusak yang ada di depan rumahnya disamping banyak lubang juga debu mengotori halan rumahnya. ” Saya sangat kecewa dengan pemerintah atau pihak tol yang tidak ada perhatian sama sekali dengan kondisi jalan yang rusak sangat parah” terang Kuswanto ditemui awak media di lokasi, Senin (4/12)

Sementara saat dihubungi via ponsel Kaiza humas pekerja tol mengaku minggu depan akan segera di benahi. Untuk sementara warga meminta agar dinas terkait memasang rambu rambu peringatan atau pengalihan arus demi keselamatan warga.

Komentar
READ  Pembebasan Tol Trans Jawa Tuai Demo

Baca Juga

Leave a Comment