Anggota DPRD Kota Malang Turut Diperiksa KPK

KOTA MADIUN– Pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat pemerintah Kabupaten Nganjuk menimbulkan pertanyaan. Pasalnya seorang anggota DPRD Kota Malang juga ikut dipanggil bersama sejumlah pejabat Pemkab Nganjuk. Sementara itu sejumlah pejabat bungkam terkait pemeriksaan yang dilakukan KPK.

Pemeriksaan yang dilakukan KPK di gedung Bhara Makota Polres Madiun Kota dilakukan secara tertutup. Dalam pemeriksaan ini ternyata memanggil pihak lain di luar lingkup Pemkab Nganjuk. Anehnya, pihak lain yang turut dipanggil yakni Subur Triono anggota DPRD Kota Malang.

Di sela-sela pemeriksaan Subur Triono saat dikonfirmasi awak media tidak mengaku pemanggilan dirinya terkait kasus yang tengah diselidiki KPK di Pemkab Nganjuk. Dirinya menuturkan hanya dimintai keterangan terkait masalah di Kota Malang. Dirinya membantah ada keterlibatan dengan kasus di Nganjuk.

Sementara itu sejumlah pejabat Pemkab Nganjuk kompak bungkam pasca diperiksa oleh KPK. Mereka memilih diam dan membantah pertanyaan dari awak media yang sudah lama menunggudi luar gedung Bhara Makota.

Di ketahui pejabat Pemkab Nganjuk yang diperiksa KPK di Madiun diantaranya mantan kepala Bappeda Nganjuk yang kini menjabat sebagai Kepala arsip dan perpustakaan, Bambang Eko Suharto, Kasi program dan evaluasi Dinas pekerjaan umum (DPU) Bina Marga, Hani Adi Nugroho, Mantan kepala DPU Pengairan yang sekarang menjabat Sekretaris Dinas lingkungan hidup, Hoedoyo, Kepala DPU Perumahan dan permukiman, Jusuf Satrio.

Selain itu sejumlah rekanan juga turut dipanggil oleh KPK. Pemeriksaan ini diduga terkait kasus jual-beli jabatan di lingkup Pemkab Nganjuk serta kasus dugaan korupsi pengadaan batik.

Komentar
READ  Truk Gandeng Muatan Puluhan Ton Kacang Hijau Terguling

Baca Juga

Leave a Comment