Rumah Hancur, Warga Bingung Tak Punya Lahan Untuk Rumah Baru

PACITAN– Bencana tanah longsor yang menimpa warga Desa Tinatar Kecamatan Punung Pacitan masih menyisakan pilu. Sebagian besar warga yang kehilangan rumah akibat diterjang tanah longsor belum bisa tenang karena tak punya lahan lain untuk dijadikan tempat tinggal baru. Alhasil mereka masih  menempati pengungsian.

Puluhan warga Dusun Krajan, Desa Tinatar, Punung, Pacitan masih menempati tempat pengungsian sejak bencana melanda Rabu pekan lalu. Mereka bertahan di tempat pengungsian karena tak punya pilihan lain setelah rumahnya hancur dan tak laik untuk ditempati.

Penderitaan warga bertambah berat karena bencana alam yang menimpa rumah dan lingkungan mereka mengharuskan warga untuk relokasi. Sedangkan sebagian besar warga tidak mempunyai lahan di luar area terdampak bencana longsor untuk digunakan sebagai tempat pendirian rumah baru. Warga pun memilih bertahan di pengungsian sembari menunggu uluran tangan dari pemerintah.

Selain warga Desa  Tinatar 48 kepala keluarga di Desa Glinggangan, Kecamatan Pringkuku juga harus mengungsi karena bangunan rumah mereka tak lagi layak ditempati akibat bencana longsor dan tanah gerak. Sebagian besar dari mereka juga tidak memiliki lahan sebagai tempat relokasi. Warga berharap pemerintah bersedia menyiapkan lahan untuk relokasi para korban bencana alam.

 

Komentar
READ  Ambrol Tinggal Separo, Jalur Ponorogo-Pacitan Dibuka Satu Jalur

Baca Juga

Leave a Comment