Sengketa Finis, Lahan Tol Desa Bandungan Siap Dieksekusi

KAB MADIUN– Sengketa lahan terdampak antara  26 warga Desa Bandungan Kecamatan Saradan dengan pihak pejabat pembuat komitmen tol Mantingan Kertosono bakal berakhir minggu depan. Sebab pengadilan negeri Kabupaten Madiun sudah menurunkan surat penetapan konsinyasi dan siap melaksanakan eksekusi.

Polemik ganti rugi lahan terdampak tol warga Desa Bandungan yang sempat berbelit di meja hijau bakal berakhir. Dalam waktu dekat BPN, PPK tol Mantingan Kertosono serta pengadilan negeri kabupaten madiun bakal melakukan eksekusi di lahan milik 26 warga.

Kepala badan pertanahan nasional Kabupaten Madiun Dwi Budi Martono telah menerima surat dari Mahkamah Konstitusi atas hasil persidangan yang diajukan oleh 26 warga Bandungan. Intinya bahwa MK menolak permohonan yang diajukan oleh 26 warga tersebut.

Sementara itu surat penetapan konsinyasi terhadap lahan terdampak tol pun sudah dilayangkan oleh pengadilan negeri Kabupaten Madiun dan eksekusi lahan direncanakan akan dilaksanakan minggu depan. Sedangkan untuk uang ganti rugi nantinya warga dapat mengambil di pengadilan negeri Kabupaten Madiun.

Diberitakan sebelumnya 26 warga Desa Bandungan sempat mengajukan penolakan ganti rugi lahan terdampak jalan bebas hambatan hingga ke ranah pengadilan. Diketahui ada 160 bidang tanah di Desa Bandungan yang terkena pembebasan jalan tol. jumlah itu milik sekitar 120 warga namun 26 orang memilih menempuh jalur hukum untuk memperjuangkan haknnya sedangkan selebihnya memilih menerima ganti rugi.

 

 

Komentar
READ  Parah, 40% Peralatan E-KTP Hasil Kanibal

Baca Juga

Leave a Comment