Polisi Buru Warga Kawedanan Berperan Eksekutor Aborsi

MAGETAN– Polisi masih memburu pelaku utama aborsi yang menyebabkan perempuan muda asal Ponorogo tewas di kamar hotel. Hingga saat ini polisi masih menahan dua pria yang ikut membantu atau terlibat dalam pengguguran kandungan tersebut.

Satuan reserse kriminal Polres Magetan menetapkan dua pria masing-masing Misnun dan Suwondo asal Ponorogo sebagai tersangka dalam kasus aborsi yang menyebabkan Fitri Zhuliani (23) tewas di kamar Hotel Purbaya Plaosan Magetan.

Polisi masih memburu pelaku utamanya yaitu Suryanto pria asal Kecamatan Kawedanan Magetan yang melakukan praktik aborsi melalui jarum suntik. Kasubbag Humas Polres Magetan, AKP Suyatni mengatakan korban melakukan aborsi atas kehendaknya sendiri.

“Kronologisnya korban ini awalnya meminta bantuan tersangka Misnun, kemudian Misnun meminta bantuan Suwondo yang akhirnya meminta Suryanto untuk melakukan aborsi kepada korban,” tegas AKP Suyatni kepada media kemarin. Saat proses aborsi di kamar hotel purbaya Ngerong Plaosan, korban ditemani tersangka Misnun dan Suryanto yang saat ini masih DPO.

Di ketahui Fitri Zhuliani perempuan muda asal Sukorejo Ponorogo ditemukan tewas di kamar hotel purbaya Dusun Ngerong Desa Dadi Kecamatan Plaosan Magetan pada Selasa ( 5/12) pagi kemarin. Di dalam kamar hotel dan kamar mandi polisi menemukan bercak darah korban pasca melakukan aborsi.

2,758 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Komentar
READ  Cafe Bodong Tak Gubris Satpol PP, Hanya Satu Ajukan Perijinan

Baca Juga

Leave a Comment