Angka Serangan Penyakit Demam Berdarah Menurun

NGAWI- Selama kurun waktu angka serangan penyakit demam berdarah selama tahun 2017 mengalami penurunan. Dari data 24 puskesmas dinas kesehatan setempat mengklaim tak ada laporan korban yang meninggal dunia.

Serangan penyakit demam berdarah di Kabupaten Ngawi selama tahun 2017 mengalami penurunan. Penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti tersebut merupakan salah satu penyakit berbahaya. Penyakit ini biasanya ditandai dengan panas demam pada kondisi parah muncul bintik pada kulit. Tanpa adanya kesadaran dan penanganan secara cepat penyakit demam berdarah bisa mengakibatkan kematian.

Berdasarkan  data yang dihimpun Dinas Kesehatan setempat dari 24 puskemas jumlah penderita demam berdarah sebanyak 203 pasien. Dinas terkait juga mengklaim hingga saat ini belum ada pasien demam berdarah  yang ditangani puskesmas meninggal dunia. Wilayah  terparah serangan masih berada di pusat pemerintahan atau Kota Ngawi. Penderita demam berdarah terbanyak ditangani oleh puskesmas Ngawi yakni sebanyak 25 orang.

Dua tahun sebelumnya Kabupaten Ngawi termasuk salah satu kabupaten yang mengeluarkan status kejadian luar biasa. Pada tahun 2015 sebanyak 778 penduduk Ngawi menderita serangan demam berdarah, 6 orang diantaranya meninggal dunia. Sedangkan pada tahun 2016 sebanyak 782 dirawat dan 10 orang diantaranya meninggal dunia.

Angka yang dikumpulkan Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi sudah dikoordinasikan dengan tiga rumah sakit lainnya. Namun tidak menutup kemungkinan masih ada kasus penyakit demam berdarah yang tidak dilaporkan masyarakat.

 

Komentar
READ  Janjikan Masuk Angota Polri, Lelaki Masuk Bui

Baca Juga

Leave a Comment