Pemkot Catat Ada 7 Organisasi Penghayat Kepercayaan

KOTA MADIUN -Pemerintah Kota Madiun mencatat ada sekitar 7 organisasi kemasyarakatan penghayat kepercayaan di wilayahnya. Pemkot terus melakukan pembinaan secara rutin terhadap anggota organisasi tersebut. Pemerintah juga memberikan fasilitasi seperti masyarakat pada umumnya.

7 organisasi kemasyarakatan penghayat kepercayaan yang tercatat di Bakesbangpol Kota Madiun diantranya  Paguyuban Manunggal Sejati, DPC penghayat kepercayaan terhadap tuhan YME “Ngudi Utomo”, Paguyuban “Mandara Giri Mataram”, Paguyuban “Sumarah”, Paguyuban “Sapta Sila”, Persatuan warga sapta darma persada dan aliran kebathinan “”perjalanan” kota madiun.

Pemerintah Kota Madiun tetap memberikan perhatian terhadap keberadaan kaum penghayat kepercayaan tersebut. Bahkan mereka tetap diberikan haknya sebagai warga Kota Madiun satu diantaranya pemberian kartu jaminan kesehatan masyarakat semesta (Jamkesmasta).

Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto mengatakan tidak ada diskriminasi sama sekali tentang keberadaan penghayat kepercayaan. Semua kebijakan yang ada di pemerintah kota tidak membeda-bedakan agama, suku dan aliran kepercayaan lain.

Pembinaan terhadap kaum penghayat kepercayaan diikuti sekitar 150 orang melibatkan pengurus forum kerukunan umat beragama (FKUB) serta majelis luhur kepercayaan indonesia Provinsi Jawa Timur. Hal ini sebagai bukti kepedulian pemerintah tanpa ada diskriminasi sama sekali.

Komentar
READ  Waduh Independen Menakutkan, Pindah Jalur Parpol

Baca Juga

Leave a Comment