2018 Urusan Kependudukan Cukup ‘Ngebrok’ Di Desa

KAB MADIUN- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun bergerak cepat menyikapi kebutuhan data kependudukan. Terbaru tahun 2018 bakal melakukan program one stop servise di tingkat desa. Artinya warga desa tidak perlu lagi antri di kantor kecamatan bahkan kantor Dinas Dukcapil.

“Kita sudah siapkan program ini mulai empat tahun yang lalu untuk khusus petugas regristasi tingkat desa. Bahkan untuk anggaran bisa dicantolkan lewat APBDes sehingga program ini benar benar dipahami di tingkat desa” tegas Ahmad Sofingi, Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Dispendukcapil Kab Madiun, Rabu (13/12/2017).

Petugas regristasi ini bahkan diangkat langsung dan diberhentikan oleh bupati. Karena tupoksinya sangat vital maka petugas inilah yang menjadi ujung tombak pelayanan kependudukan tingkat desa. “Dokumennya tetap dibawa ke Dinas petugas ini yang membawa kemudian diserahkan ke perangkat desa jika sudah dilegalisasi oleh Dinas” kata Ahmad Sofingi.

Dijelaskan untuk mempercepat pelayanan kependudukan pihaknya sudah mempersiapkan langkah konkrit seperti jemput bola perekaman E KTP serta kebutuhan data kependudukan lainya. “Paradigma sudah jauh berubah ya kita wajib jemput bola warga yang sakit bahkan keterbelakangan mental” ujar Sofingi.

Sebagai informasi tambahan menjelang Pilpres 2019 mendatang kebutuhan E KTP mutlak diperlukan sehingga tidak ada lagi SUKET atau surat keterangan sebagai penganti E KTP.

Komentar
READ  Petugas Lapas Kelas 1 Gagalkan Penyelundupan Sabu-Sabu

Baca Juga

Leave a Comment