MUI Desak Penarikan Buku Pelajaran IPS Kontroversial

H. SUTOYO M.ag Ketua MUI Kota Madiun

KOTA MADIUN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun mendesak agar buku pelajaran ilmu pengetahun sosial (IPS) kelas 6 Sekolah Dasar untuk ditarik. Materi pembelajaran dalam buku yang kontroversial tersebut tidak boleh diberikan kepada siswa. MUI meminta agar persoalan tersebut segera diusut.

Temuan buku pelajaran ilmu pengetahuan sosial (IPS) kelas 6 sd di Kota Madiun yang cukup kontroversi disikapi serius oleh MUI Kota Madiun. Materi pelajaran yang menulis ibukota Israel adalah Yerusalem dinilai MUI salah kaprah. Lebih ironisnya lagi buku tersebut telah ada dalam kurikulum satuan tingkat pendidikan (KTSP) 2006.

Ketua MUI Kota Madiun, Sutoyo mendesak agar buku pelajaran tersebut ditarik. MUI juga meminta agar pemerintah daerah maupun pihak berwenang untuk menelisik penerbitan buku tersebut. Isi buku tersebut dinilai bisa memicu gejolak.

PGRI Bakal Usut Penerbitan Buku IPS Kelas 6 SD

Sementara itu, Hariyadi, Ketua PGRI Kota Madiun mengatakan pihaknya telah melaporkan atas temuan buku tersebut. Pihaknya menunggu langkah dari pengurus besar PGRI pusat. Untuk sementara, PGRI meminta kepada guru IPS kelas 6 untuk tidak mengajarkan materi tersebut.

Polemik ibukota Palestina serta Israel kini tengah menjadi sorotan dunia. Untuk itu masyarakat Kota Madiun dihimbau untuk tetap menjaga situasi kondusif serta tidak terpancing dengan provokasi.

Komentar
READ  Truk Box Muat Paket Ekspedisi Salto Ke Pinggir Jalan

Baca Juga

Leave a Comment