Reyog Bulu Ayam Tetap Lestari, Dipercaya Pengusir Pagebluk

PONOROGO- Kesenian tradisional Reyog Ponorogo memang sudah dikenal masyarakat Indonesia bahkan dunia. Namun kesenian reyog unik di Dusun Sidowayah Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon ini terlihat berbeda karena jika reyog umumnya memakai bulu merak pada dadaknya, di desa ini justru menggunakan bulu ayam.

Meski berbeda dari bentuk reyognya, namun pertunjukan reyog bulu ayam ini sama dengan reyog dadak merak yang sudah dikenal tersebut. Di dalam penampilannya selain diiringi gamelan reyog yang khas juga ada penari bujang ganong serta penari atau karakter pasukan berkuda atau yang lebih dikenal dengan jathilan.

Menurut Indadi, Kepala Dusun setempat menggunakan bulu ayam bukan tanpa alasan. Di mana pada zaman dahulu ketika Desa Sidoharjo mengalami kekeringan yang cukup berkepanjangan, namun setelah digelar kesenian reyog bulu ayam ini akhirnya munculah sumber mata air. “ Sejak itulah kesenian reyog bulu merak dipercaya masyarakat desa ini  sebagai salah satu cara atau semacam ritual agar terhindar dari bencana,” jelas Indadi.

 

Komentar
READ  4 Truk Mogok Berjamaah Di Tanjakan Curam

Baca Juga

Leave a Comment