Adakah Yang Janggal Rekom PDI-P Kab Madiun dan Nganjuk ?

KAB MADIUN– Rekomendasi DPP PDI-P kepada Djoko Setiyono-Suprapto pada pilkada Madiun 2018 menjadi viral di dunia maya. Banyak warga yang mempertanyakan  keabsahan rekom tersebut karena tidak bertanda tangan ketua umum PDI-P Megawati Soekarno Putri. Namun banyak juga yang membenarkan rekomendasi itu, sebagai salah satu tahapan menuju Pilkada Madiun 2018.

Meski PDI-P dan PKB Kabupaten Madiun telah mendeklarasikan pasangan Djoko Setijono-Suprapto sebagai bupati dan wakil bupati madiun, namun masih banyak juga warga yang mempertanyakan soal keaslian rekom dari DPP PDIP tersebut.

Pasalnya  dalam rekomendasi itu yang bertanda tangan bukan Megawati selaku Ketua Umum, melainkan Bambang DH selaku wakil ketua DPP PDIP dan Hasto Kristianto selaku Sekjen DPP PDI-P. Tak sedikit dari warga yang membanding bandingkan rekomendasi dengan daerah Nganjuk maupun daerah lain yang nota bene ditanda tangani oleh Megawati Soekarno Putri selaku Ketua Umum PDI Perjuangan.

Ketua DPC PDIP Kab Madiun Anang Dwi mengaku, rekom ini telah final dan tidak akan berubah. Meski yang bertanda tangan bukan Megawati Soekarno Putri. Tanda tangan Bambang DH dan Hasto Kristianto ini merupakan rekom yang ditujukan kepada DPC PDIP Kab. Madiun dan nanti saat pendaftaran di KPU baru rekomendasi bertanda tangan Megawati.

Karena masih kontroversi banyak warga yang menunggu keabsahan dari rekomendasi tersebut saat pasangan calon bupati dan wakil bupati madiun dari PKB dan PDI-P tersebut mendaftarkan diri ke KPU ke depan.

1,987 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Komentar
READ  Rekom PKB Tunggu Hasil Musyawarah Kerja DPP

Baca Juga

Leave a Comment