6 Kubik Sampah Bambrongan Sumbat Aliran Sungai Piring

KOTA MADIUN – Aliran sungai piring Kota Madiun tidak bisa berjalan dengan lancer. Hal ini dikarenakan pintu air sungai piring penuh dengan sampah bambrongan (pohon bambu). Tidak tanggung-tanggung, sekitar 6 kubik sampah menyumbat aliran pintu air.

Seperti terlihat dalam foto, tumpukan sampah pohon bambu yang menghambat aliran sungai di pintu air sungai piring terbilang cukup banyak. Sekitar 6 kubik sampah ini terbawa arus sungai dari wilayah Kabupaten Madiun hingga tersangkut pintu air.

Hal ini tentu yang bisa menyebabkan aliran sungai piring tidak berjalan lancar dan dikhawatirkan akan menyebabkan banjir saat hujan deras di wilayah lereng wilis. Agus Hariono, Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun mengatakan sungai piring ini berada di perbatasan antara Kota Madiun dan Kabupaten Madiun.

“ Penanganan tumpukan sampah ini akan kita dikoordinasikan dengan BPBD Kabupaten Madiun,” terang Agus Hariono, Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun. Selain itu, BPBD Kota Madiun juga meminta bantuan kepada balai besar wilayah sungai bengawan solo karena sungai piring kini menjadi area tanggung jawabnya.

Tumpukan sampah ini harus segera tertangani secepatnya. Pasalnya curah hujan di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun masih relatif tinggi. Jika tidak tertangani dikhawatirkan akan membuat pondasi pintu air rusak memicu banjir di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun.

 

Komentar
READ  Bau Sampah DLH Rugikan Negara Sekitar 450 Juta

Baca Juga

Leave a Comment