Persaingan Antar Calon Bupati Patut Diwaspadai

KAB MADIUN- Mendekati ajang pilkada 2018 mendatang berbagai kegiatan juga sudah dilakukan sejumlah pihak, termasuk Bakesbangpoldagri Pemkab Madiun. Dalam sebuah diskusi yang dikemas cukup santai, Bakesbangpoldagri sengaja mengundang tiga pilar dalam rangka pemantapan pilkada.

Kepala Bakesbangpoldagri Kab Madiun Agus Budi Wahyono sudah berpikir kritis dalam konteks pemahaman dan pengamanan ajang lima tahunan tersebut. Diskusi ini pihaknya sengaja mengundang akademisi gaek, Muji Raharjo yang sudah kenyang di dunia politik terutama Madiun dan sekitar.

Dihadapan 400 undangan dari Linmas, Babinsa, Babinkantibmas dan tokoh masyarakat  Muji Raharjo menegaskan ajang lima tahunan ini hendaknya disikapi dengan penuh kedewasaan. Bahkan wanti wanti agar jangan sampai terjadi konflik horisontal gara-gara dukung mendukung.

Apa yang dipaparkan Muji Raharjo agaknya senada dengan Agus Budi Wahyono. Menurut dia saat ini sudah diwaspadai tingkat persaingan antar kandidat yang mulai memanas. Apalagi bulan Januari 2018 mendatang pendaftaran bakal calon Bupati maupun Wakil Bupati sudah mulai dilakukan.

Untuk membantu terciptanya iklim kondusif, sebagai ujung tombak dipercayakan kepada personil linmas. Personil ini selain membantu Polres dan TNI juga akan ditempatkan untuk menjaga keamanan di ribuan tps yang tersebar. “Saya yakin sekali peran linmas sebagai ujung tombak pilkada tahun depan sangat dibutuhkan. Tiap-tiap TPS akan di bantu 2 personil linmas,” pungkas Agus Budi Wahyono usai membuka acara sosialisasi pilkada di Gedung Eka Kapti, Kamis ( 21/12/2017).

Komentar
READ  3 Bulan Nganggur, Pekerja Seni Wadul Ke Wakil Rakyat

Baca Juga

Leave a Comment