Armaya : Loyalis Demokrat Desak Saya Mundur Dari Partai

KOTA MADIUN- Hiruk pikuk Pilkada Kota Madiun semakin hangat. Terbaru, Armaya secara mengejutkan mengambil langkah berani memilih mundur dari Partai Demokrat yang telah membesarkan namanya tersebut. Hal ini diduga buntut keputusan DPP Demokrat yang tidak memberikan surat rekomendasi kepadanya sebagai bakal calon Walikota Madiun dalam pilkada 2018.

Dihadapan awak media, Armaya alias Yayak sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Madiun menyatakan akan mundur dari partai berlambang mercy tersebut. Ada 4 hal yang mendasari Yayak  mengambil langkah berani tersebut. Salah satunya dipicu sikap DPP Partai Demokrat yang tidak menghargai kadernya maju dalam pilkada 2018 ini.

Armaya menuturkan dirinya didesak sejumlah ketua ranting, koodinator lapangan (korlap)/ simpatisan serta relawan untuk mundur dari partai bentukan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut. Secara pribadi. Keputusan DPP Demokrat akibat adanya konpirasi politik tingkat tinggi yang menjegal dirinya tidak bisa berangkat menjadi bakal calon Walikota Madiun dalam pilkada 2018. Surat pengunduran diri akan segera diserahkan kepada DPC Partai Demokrat Kota Madiun.

Sebelumnya, Armaya juga tidak terlihat saat deklarasi partai pengusung pasangan Maidi – Inda Raya. Namun saat pendaftaran di KPU Kota Madiun, Armaya hadir dan menandatangani naskah deklarasi. Setelah itu Yayak tiba-tiba menghilang tidak menunggu pendaftaran pasangan Maidi – Inda Raya sampai selesai.

Komentar
READ  Pencarian Korban Libatkan BASARNAS

Baca Juga

Leave a Comment