PT. INKA Teken Kontrak LRT Jabodebek Senilai 3,9 T

KOTA MADIUN- Pengadaan Light Rail Transit (LRT) Jakarta – Bogor – Depok – Bekasi bakal segera terealisasikan. PT. Industri Kereta Api secara resmi menandatangi kontrak dengan PT. Kereta Api Indonesia dengan nilai 3,9 triliun rupiah. Penandatangan kontrak pengadaan  Jabodebek dilakukan di  kantor PT.Inka di Kota Madiun.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Inka, Budi Noviantoro dengan Direktur Logistik dan pengembangan PT. KAI, Bambang Eko Martono. Teken kontrak pengadaan LRT Jabodebek disaksikan langsung oleh Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI serta Airlangga Hartarto Menteri Perindustrian RI.

Luhut Binsar Panjaitan mengatakan penghitungan nilai kontrak LRT Jabodebek ini melibatkan badan pengawasan keuangan dan pembangunan (BPKP) untuk bisa mengaudit keuangan dari kontrak tersebut. Anggaran LRT didapatkan dari porsi APBN 30 persen dan sisanya dari swasta. LRT Jabodebek ditargetkan bisa dilakukan uji coba pada April 2019.

Direktur Utama PT. Inka, Budi Noviantoro mengatakan pengerjaan LRT Jabodebek mendapat sokongan dana 3,9 triliun rupiah dari 3 sindikasi perbankan yakni PT. Bank Negara Indonesia,  PT. Sarana Multi Infrastruktur, dan PT. Bank Sumitomo Mitsui Indonesia. PT. Inka akan mengerjakan sekitar 32 rangkaian kereta (train set) LRT Jabodebek, masing-masing tran set terdapat 6 gerbong dengan sekali angkut 1308 penumpang.

Proyek LRT ini menjadi kali kedua PT. Inka dipercaya untuk mengerjakannya. Sebelumnya menjadi penyedia sarana LRT di Palembang, Sumatera Selatan sebagai moda transportasi pendukung Asean Games 2018.

Komentar
READ  Bawaslu Panggil Mahardika Terkait Koran Bernuansa Kampanye

Baca Juga

Leave a Comment