DPRD Dan Satpol PP Sepakat, Izin Kimura Terancam Dicabut

KOTA MADIUN- DPRD Kota Madiun mendesak agar pemerintah Kota Madiun segera mengambil tindakan atas kasus dugaan praktik prostitusi yang ada di Kimura Karaoke dan Resto.  Izin operasional Kimura harus segera dievaluasi, jika perlu izin Kimura harus segera dicabut.

Polda jawa timur telah menetapkan satu tersangka atas kasus dugaan prostitusi yang ada di Kimura Madiun. Tersangka  bernama Karin, mami kimura sekaligus mucikari yang berperan menawarkan pemandu lagu yang bisa diajak berhubungan badan kepada tamu karaoke. Tersangka bakal dijerat pasal 296 KUHP dan atau pasal 506 KUHP tentang memudahkan perbuatan cabul serta mengambil keuntungan dari pelacuran.

Menanggapi kasus protitusi tersebut, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Andy Raya mendesak agar izin Kimura Madiun untuk dievaluasi. Kasus tersebut termasuk pelanggaran berat karena melanggar izin yang tidak sesuai peruntukannya. Pemkot diminta untuk mengambil langkah tegas.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Madiun, Sunardi Nur Cahyono akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait membahas perizinan kimura madiun. Dirinya membantah kecolongan atas kasus tersebut lantaran sudah sering melakukan pembinaan baik kepada pemilik tempat hiburan malam maupun pemandu lagu. Izin kimura bisa dicabut atas kasus tersebut.

Terungkapnya kasus protitusi di kimura madiun dinilai telah mencoreng nama Kota Madiun. Pemerintah perlu mengambil tindakan tegas termasuk pencabutan izin tempat hiburan malam tersebut.

Komentar
READ  Tower Bodong Bersegel Nekad Masih Beroperasi

Baca Juga

Leave a Comment