Kasi Intel : Pengadaan Videotron Sesuai Dokumen Kontrak

KOTA MADIUN- Proyek pengadaan videotron milik Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun senilai 2,4 miliar rupiah sempat menjadi perhatian public. Selai proses lelang proyek yang didanai dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau APBD Provinsi Jawa Timur tahun 2017  tersebut cukup kilat. Meski begitu, Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kota Madiun menjamin proses lelang sudah sesuai prosedur.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun, Abdul Faried mengatakan proses lelang hingga pelaksanaan dinilai tidak ada permasalahan. Tidak hanya soal pengerjaan spesifikasi videotron juga dicermati oleh  TP4D. Ukuran videotron mulai dari tinggi, panjang hingga kedalaman beton telah sesuai dengan rencana anggaran biaya yang tertera didalam kontrak.

“Saya sempat ragu ya apa bisa proses cepat sesuai kontrak karena waktunya mepet, ternyata begitu dikerjakan kami dari TP4D  terus mengawasi sampai malam hari. Hasilnya ya itu tadi sudah sesuai dengan dokumen kontrak,” tegas Kasi Intel Kejari Kota Madiun, Abdul Faried, Selasa ( 30/01/2018).

Sementara itu, Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto menegaskan bahwa proyek videotron memang tidak ada masalah. Pihaknya telah meminta kepada OPD Kota Madiun untuk melakukan pekerjaan sesuai prosedur.

Videotron berukuran 5×10 meter dengan ketinggian 5,5 meter dari tanah itu digunakan sebagai media informasi dan sosialisasi Pemkot Madiun. Bahkan, Kejaksaan, Pengadilan, Kepolisian dan TNI pun diperbolehkan mengisi konten penyiaran di videotron tersebut.

 

Komentar
READ  1 Kg Cabai Rawit = 1 Kg Lebih Daging Ayam

Baca Juga

Leave a Comment