Mobil Rombongan Guru Kecelakaan, 1 Tewas 4 Luka-Luka

KAB MADIUN- Sebuah mobil yang mengangkut rombongan guru mengalami kecelakaan parah di jalur proyek tol Mantingan Kertosono, Kamis ( 01/02/2018) sekitar pukul 05.30 WIB. Diduga mobil melaju dengan kecepatan tinggi menerobos pembatas jalan dan mengakibatkan sang sopir tewas. Belum  juga dioperasionalkan, proyek tol Mantingan Kertosono yang progres pengerjaanya menginjak 99 persen ini memakan korban jiwa.

Sebuah mobil inova yang mengangkut rombongan guru dari Ngawi menuju Surabaya, nekad menggunakan proyek jalan bebas hambatan yang belum rampung pengerjaan ini agar lebih cepat sampai tujuan. Namun naas saat melintas di kilometer 610- 611 antara Desa Kuwu dan Desa Purworejo Kec.Pilangkenceng mobil menabrak pembatas jalan yang mengakibatkan sang sopir bernama Setiono warga Ngawi meninggal dunia.

Selain korban Setiono,  4 penumpang lainnya juga menjadi korban atas peristiwa kecelakaan itu mereka Lilis, Tiara, Elisabet dan Ismail. Mereka  sedang menjalani perawatan intensif medis rumah sakit Caruban. Mereka mengalami luka luka, bahkan dua diantara harus menjalani operasi karena mengalami patah tulang.

Salah seorang penumpang Ismail  mengaku kaget saat terbangun dari tidurnya. Tiba-tiba mobil yang ditumpanginya sudah menabrak pembatas jalan. Dia bersama empat guru lainnya hendak mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) bidang pendidikan di Surabaya.

Menurut saksi Kardiyat  mobil bernopol AE 1447 JI tersebut melaju dari barat dengan kecepatan tinggi  sekitar 100 kilometer per jam. Diduga pengemudi tidak mengetahui jika didepannya sudah dipasang portal penutup jalan hingga menabraknya. Sebab dilihat dari kondisi mobil ringsek parah  bagian depan.

Kasus laka lantas ini selanjutnya akan diselidiki lebih lanjut oleh Satlantas Polres Madiun mengingat  jalan bebas hambatan itu belum dioperasikan. Sehingga sudah selayaknya tidak dilewati oleh pengguna jalan.

Komentar
READ  Diduga Terpeleset, Kakek 78 Tahun Tercebur Sumur

Baca Juga

Leave a Comment