Panwaslu Beri Teguran Keras Pada Mahardika-Arif Rahman

KOTA MADIUN-Panitia pengawas pemilu Kota Madiun memberikan teguran keras kepada bakal pasangan calon Mahardika – Arif Rahman. Hal itu setelah pasangan jalur perseorangan tersebut terbukti menghadiri acara di salah satu sekolah di Kota Madiun. Panwaslu nilai Mahardika-Arif Rahman telah memanfaatkan sekolah untuk kegiatan politik.

Ada rekaman video saat Mahardika- Arif Rahman mengunjungi sebuah kegiatan yang dilakukan di SMK Negeri 3 Madiun. Sebagai bakal calon pasangan Walikota dan Wakil Walikota Madiun hal itu dinilai melanggar. Tidak hanya itu, pasangan jalur perseorangan ini juga mengenakan atribut atau baju yang digunakan untuk kampanye.

Ketua Panwaslu Kota Madiun, Kokok Heru Purwoko mengatakan panwaslu telah mengklarifikasi sejumlah pihak diantaranya kepala SMK Negeri 3 Madiun panitia kegiatan serta tim kampanye bakal pasangan calon. Panwaslu memberikan teguran keras kepada Mahardika-Arif Rahman atas kunjungannya di sekolah tersebut. Panwaslu meminta agar sekolah tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

Sementara itu, Wawan tim kampanye Mahardika-Arif  berdalih jika kedatangannya ke SMK Negeri 3 Madiun sebagai undangan. Padahal, sesuai UU 10/2016 tentang larangan kampanye dan peraturan KPU No 4 tahun 2017 melarang kegiatan politik praktis di lingkungan sekolah atau tempat ibadah.

 

Komentar
READ  SP3 Tak Digubris, Susana Karaoke Ditutup SatPol PP

Baca Juga

Leave a Comment