LSM Halangi Hakim Saat Hendak Menggelar Sidang Perdata

KOTA MADIUN-Sidang perdata di Pengadilan Negeri Madiun mendadak ramai. Hal ini buntut dari penghadangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat Muda Madiun (Gramm) terhadap majelis hakim. Akibatnya, petugas kepolisian pun turun tangan mengatasi permasalahan tersebut.

Suasana di lingkup Pengadilan Negeri Madiun, Rabu (07/02/2018) sekitar pukul 11.30 WIB  Mendadak panas. Sidang putusan yang diketuai oleh Nur Salamah dengan anggota Ni Kadek Kusuma Wardani dan Ika Dhianawati itu tidak jadi digelar setelah lembaga swadaya masyarakat (LSM) Gerakan Rakyat Muda Madiun (Gramm) menghalangi hakim saat akan masuk di ruang sidang.

LSM Gramm menolak adanya sidang lanjutan dengan agenda putusan atas gugatan dari PT. BPR Surabaya Lestari Cabang Madiun terhadap tergugat Juniati warga Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan. Dengan nada tinggi, Bambang Dwi, sekretaris LSM Gramm menilai kasus tersebut tidak bisa disidangkan, melainkan harus melalui mediasi antar kedua pihak. Dirinya meminta kepada majelis hakim untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini lewat mediasi.

Sementara itu Humas Pengadilan Negeri Madiun, Catur Bayu Sulistiyo mengatakan pihaknya akan melaporkan kejadian ini kepada Ketua Pengadilan Negeri Madiun. Meski dihalangi persidangan akan tetap dilanjutkan. Pasalnya majelis hakim sudah menjalankan persidangan sesuai prosedur.

Usai tertunda lebih dari satu jam sidang akhirnya dilanjutkan dengan pengawalan dari pihak kepolisian. Namun, sidang putusan ditunda oleh Hakim Ketua Nur Salamah dengan meminta kepada pihak penggugat maupun tergugat untuk melakukan mediasi kembali. Kedua pihak diberikan waktu 14 hari kerja untuk proses mediasi.

 

Komentar
READ  Sepeda Ditemukan, Ibu Kandung : Shandy Dimana Kau, Pulanglah Nak !

Baca Juga

Leave a Comment