Keluarga Cak Yudho Minta Bantuan Pemerintah

Ngawi – Keluarga Cak Yudho atau Yudo Prasetyo pelawak asal Kabupaten Ngawi meminta Presiden Joko Widodo membantu permasalahan yang telah menimpanya. Cak Yudho dan Cak Percil kini ditahan imigrasi negara Hongkong sejak tanggal 4 Februari, karena melanggar aturan saat manggung di Sla Dance BCC Building Hongkong. Sudah hampir sepekan keluarga kehilangan kontak.

Sudah hampir sepekan Wariani istri pelawak Cak Yudho warga Desa Dumplengan, Kecamatan Pitu, Ngawi. Tak bisa berkomunikasi dengan suaminya meski tersambung telepon suaminya tak pernah di angkat menurut informasi yang di terima oleh pihak keluarga. Telepon milik Yudo Prasetyo di sita oleh pihak imigrasi Hongkong semenjak dirinya di tahan tanggal 04 Februari kemarin. Bapak 4 orang anak itu di tahan karena di anggap melanggar Undang-Undang imigrasi saat manggung bersama rekannya Deni Afriandi alias Cak Precil di Sla Dance BCC Building Hongkong.

Visa kunjungan turis yang mereka kantongi di duga telah di salah gunakan untuk bekerja. Ke dua komedian itu di duga telah menerima upah dari panitia yang mengundangnya untuk menghibur para buruh migran Indonesia di Hongkong. Hingga kini pihak keluarga belum mendapat informasi resmi baik dari Pemerintah Indonesia. Pihak keluarga hanya bisa berharap Presiden Joko Widodo segera membebaskan Yudo Prasetyo, seperti dalam surat yang di kirim melalui instagram dan facebook.

Yudo Prasetyo merupakan tulang punggung keluarga. Mereka mendapatkan uang hanya dari undangan melawak bersama rekannya Deni Afriandi alias Cak Precil. Yudo Prasetyo sendiri memiliki satu orang istri dan 4 orang anak. Jika ke dua komedian itu benar melanggar Undang-Undang imigrasi Hongkong mereka terancam hukuman hingga 2 tahun penjara.

Komentar
READ  Dinkes Dan Polres Uji Lab Sampel Makanan Hajatan

Baca Juga

Leave a Comment