Pencarian Korban Libatkan BASARNAS

Madiun – Pencarian korban bunuh diri di sungai bengawan Madiun masih terus dilakukan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kota Madiun. Pada hari kedua BPBD melibatkan tim badan search and rescue Nasional (BASARNAS) Trenggalek. Pencarian dilakukan dengan 2 jalur baik dari darat maupun penyisiran sungai.
Tim BPBD Kota Madiun  serta BASARNAS Trenggalek yang diterjunkan menggunakan perahu karet untuk melakukan  penyisiran sepanjang sungai bengawan Madiun. Penyisiran sungai ini dimulai dari Kelurahan Patihan hingga sampai di wilayah Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun. Sementara itu, BPBD Kota Madiun juga menerjunkan lebih 15 orang relawan untuk melakukan penyisiran darat.

Kepala pelaksana BPBD Kota Madiun, Agus Hariono mengatakan upaya pencarian korban Rina Nur Hanifah (23) hingga kini belum membuahkan hasil. Penyisiran melalui darat akan dilakukan mulai dari lokasi korban terjun ke sungai hingga sampai di jembatan Patihan. 2 perahu bakal dikerahkan untuk penyisiran sungai.

Sementara itu Sarino, ayah korban menuturkan jika korban pada selasa lalu bersama pacarnya sepakat membatalkan tunangan. Sebelum bunuh diri Sarino sempat dihubungi korban jika tengah berada di Taman Bataran Madiun.  Setelah itu, korban tidak menghubungi kembali hingga mendapat kabar bahwa anak pertamnya tersebut bunuh diri di sungai bengawan madiun. Dalam akun facebook korban status terakhir yang diposting menunjukan foto keluarga korban. Hingga kini pencarian korban masih terus dilakukan tim BPBD Kota Madiun serta BASARNAS.

Komentar
READ  Proyek Embung Pilangbango Jilid 2 Segera Masuk Lelang

Baca Juga

Leave a Comment