Pengajuan Paspor Cak Yudo Dianggap Sesuai Prosedur Oleh Imigrasi

Salah satu pelawak Yudo Prasetyo yang tertangkap oleh Petugas Imigrasi Hongkong, sebelumnya mengajukan paspor melalui Imigrasi kelas 2 Madiun. Yudo yang mengajukan izin Paspor dari Imigrasi Madiun tujuan keberangkatannya ke Hongkong untuk mengisi acara Konser Amal dan Kongres Hongkong Solidarity.

Penangkapan dua Warga Negara Indonesia bernama Yudo Prasetyo (Cak Yudo) dan Deni Afriandi (Cak Percil) oleh aparat Imigrasi Hongkong menyita banyak perhatian dari Warga Indonesia maupun Buruh Migran yang ada di Negara tersebut. Diketahui Yudo Prasetyo atau Cak Yudo warga Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi sempat mengajukan pembuatan Papsor pada tanggal 23 Januari lalu.

Kepala Imigrasi kelas dua Madiun Kurniadie membenarkan jika pengajuan Paspor Yudo Prasetyo sesuai dengan ketentuan yang berlaku, bahkan persyaratan persyaratan yang diajukan Yudo dianggap lengkap.  Terlebih Cak Yudo saat proses pengajuan Paspor juga melampirkan surat undangan dari pihak penyelenggara Hongkong Solidarity.

Dalam isi surat tersebut, Yudo diundang untuk sebagai pengisi acara Konser Amal dalam rangka konser Hongkong Solidarity pada tanggal 4 Februari lalu,  pihak Imigrasi pun sampai saat ini belum menerima laporan dari pihak Imigrasi Hongkong.

Sementara itu, diberitakan sejumlah media Cak Yudo dan Cak Percil ditangkap oleh Petugas Imigrasi Hongkong lantaran diduga telah menyalahi aturan Undang Undang  keimigrasian. Keduanya dikatakan masuk Wilayah Hongkong menggunakan Visa turis pada 2 februari kini Cak Yudo dan Cak Percil yang tengah ditahan di penjara Lai Chi Kok Hongkong, sebagai terdakwa kasus penyalahgunaan Visa.

 

Komentar
READ  Hina Banser , Sebuah Akun Facebook Dilaporkan Ke Polres

Baca Juga

Leave a Comment