Air Sungai Penuh Limbah Penyamakan Kulit

Magetan – Citra positif Magetan sebagai Kabupaten penghasil kerajinan kulit tercoreng dengan banyaknya limbah penyamakan kulit yang terbuang sembarangan. Seperti aliran sungai di Banjarejo hingga Selorejo yang tercemar limbah dari home industri penyamakan kulit setempat.

Seperti inilah kondisi sungai di Desa Banjarejo, Kecamatan Ngariboyo, Magetan. Air di sepanjang sungai hampir tak terlihat, karena dipenuhi dengan busa yang berasal dari limbah pembuangan penyamakan kulit desa setempat. Limbah ini tidak hanya di Desa Banjarejo saja, akan tetapi hingga aliran sungai Desa Selorejo, Kecamatan Kawedanan, Magetan.

Pengakuan Kepala Desa Banjarejo Jumiran pembuangan limbah di sungai berasal dari home industri penyamakan kulit di Dukuh Alasmalang, Desa Banjarejo. Kades yang baru dilantik pada Desember 2017 kemarin ini, mengaku pembuangan limbah ke sungai tersebut sudah berjalan kurang lebih lima tahun.Beberapa kali mediasi dan rapat dilakukan, namun pemilik home industri penyamakan kulit tetap nekat membuang limbah langsung ke sungai. Padahal seharusnya limbah tersebut diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke sungai.

Menurut Jumiran, limbah bahan kimia di sungai cukup berdampak bagi para petani setempat. karena terkadang mereka memanfaatkan air sungai untuk lahan pertaniannya. Pihak Desa berharap pemilik home industri bisa mengolah limbah dengan baik tidak langsung membuang ke sungai. Selain itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten Magetan juga bertindak tegas kepada pengusaha penyamakan kulit yang tidak mengolah limbah sesuai aturan yang ada.

Komentar
READ  Gagal Lelang, Pembangunan Stadion Mandeg

Baca Juga

Leave a Comment