Saran Pemkab Bukan Solusi Bagi Pengusaha Kulit

Magetan – Pasca ramai diberitakan soal limbah penyamakan kulit yang dibuang ke sungai, dan adanya protes dari warga, usaha penyamakan kulit di Desa Banjarejo Kecamatan Ngariboyo Magetan, memilih berhenti beraktifitas.

Mereka menunggu solusi tepat dari pemerintah setempat. Salah satu pengusaha penyamakan kulit desa di Banjarejo, Kasrun, mengatakan usahanya sudah dirintisnya puluhan tahun silam. Biasanya limbah basah ia tampung dalam kolam penampungan. Namun, saat hujan deras, limbah meluap atau overload sehingga mengalir dan mengotori air sungai. Ia mengaku siap mengikuti aturan pemerintah.

Namun yang disayangkan saran dari pemerintah setempat, untuk mengolah kulit basah di Lingkungan Industri Kecil, atau LIK Ringinagung Magetan tidak memberi solusi bagi para pengusaha pengolahan kulit Desa Banjarejo. Karena pengusaha di luar LIK sudah tidak bisa masuk mengingat di LIK sudah overload.

Di sisi lain, para pengusaha tidak mungkin menghentikan produksinya, karena menyangkut nasib para karyawan yang bekerja. Dari itu sebagian dari mereka memilih membuat kolam penyimpanan limbah yang baru, agar mereka bisa bekerja, dan limbahnya tidak lagi terbuang ke sungai.

Komentar
READ  10 Bulan Honor Guru K2 Belum Cair

Baca Juga

Leave a Comment