Jual BBM Subsidi Dengan Jerigen, SPBU Disegel Polisi

Ngawi – Petugas kepolisian sektor Geneng Ngawi menyegel stasiun pengisian bahan bakar umum di Kecamatan Geneng karena diduga terlibat penyalahgunaan bahan bakar minyak bersubsidi. Empat orang karyawan SPBU berikut dua orang pembeli diamankan polisi. Polisi juga menyita dua unit mobil minibus berisi belasan jurigen bbm bersubsidi sebagai barang bukti.

Dua unit mobil minibus berisi belasan jurigen bbm bersubsidi di dalamnya ini diamankan polisi ke kantor Polsek Geneng Ngawi. Kedua mobil ini diamankan polisi saat melakukan pengisian bbm bersubsidi jenis premium di SPBU tepatnya masuk desa Tambakromo Kecamatan Geneng Ngawi. Diduga ratusan liter bbm bersubsidi dalam kapasitas besar ini akan dijual lagi untuk kebutuhan industri.

Dua orang pengemudi mobil yaitu suwaji warga Desa Sirigan Kecamatan Paron Ngawi dan Harimawan warga desa Plang Kidul Kecamatan Kedunggalar Ngawi sekaligus pemilik barang tersebut diamankan polisi. Polisi juga mengamankan empat orang karyawan SPBU yang diduga telah melakukan penyalahgunaan bbm bersubsidi tersebut. Saat itu juga polisi langsung melakukan penyegelan terhadap mesin pompa bbm di SPBU tersebut.

Penggerebekan terhadap SPBU di kawasan Desa Tambakromo bermula dari laporan warga yang mengaku sering kesulitan mendapatkan bbm di SPBU. Meski stok banyak petugas selalu menolak pembeli dengan alasan bbm habis. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya dapat membongkar dugaan penyelewengan terhadap bbm bersubsidi di SPBU ini.

 

Komentar
READ  Eksekusi Lahan Tol Ricuh, Pemilik Terpaksa Dibopong Ramai-Ramai

Baca Juga

Leave a Comment