Pers Dibutuhkan Untuk Melawan Hoax

Ngawi – Puluhan wartawan di Kabupaten Ngawi memperingati Hari Pers Nasional secara sederhana. Dalam era kebebasan  informasi peran pers tetap dibutuhkan untuk meluruskan beredarnya hoax atau informasi palsu. Memasuki tahun politik wartawan juga harus menjaga indepensi saat melakukan peliputan.

Puluhan wartawan dari berbagai organisasi dan beragam latar belakang menghadiri peringatan Hari Pers Nasional 2018 di gedung pertemuan Perintis Kota Ngawi. Peringatan HPN ke- 72 digelar secara sederhana yang ditandai pemotongan tumpeng. Sejumlah wartawan juga menampilkan kreatifitasnya dalam bidang sastra yaitu membaca puisi yang bertemakan tentang kehidupan sosial.

Seiring dengan kemajuan teknologi peredaran informasi di tengah masyarakat juga berkembang pesat. Kehadiran telepon pintar yang ditunjang penyebaran jaringan internet  telah menciptakan berbagai dinamika diantaranya munculnya media sosial dan jurnalis warga. Selain manfaat positip juga muncul dampak negatif yaitu beredarnya hoax atau informasi palsu yang tak jarang menciptakan keresahan masyarakat. Untuk itu peran pers nasional tetap dibutuhkan untuk meluruskan beredarnya hoax.

Memasuki tahun politik insan pers diharapkan bisa untuk menjaga independensi agar selalu menghadirkan berita yang akurat dan berimbang.

Hari pers nasional diperingati setiap pada tanggal 9 februari berdasarkan terbentuk organisasi Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI yang lahir pada 9 februari 1946. Hal tersebut kemudian dikuatkan dengan keputusan Presiden Suharto sesuai keputusan Presiden nomor 5 tahun 1985.

Komentar
READ  Keluarga Cak Yudho Minta Bantuan Pemerintah

Baca Juga

Leave a Comment