Pengukuhan Satgas Sadar BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kab Madiun

Madiun – Bertempat di Pendopo Ronggo Djumeno Pusat Pemerintahan Baru Kabupaten Madiun akan dilaksanakan Pengukuhan Satuan Tugas (Satgas) Sadar BPJS Ketenagakerjaan wilayah Kab Madiun. Dalam pengukuhan yang di hadiri oleh Bupati Madiun bersama jajaran forkopimda. Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Se-Jawa Timur berbincang santai terlebih dahulu di ruang tamu VIP Pendopo Ronggo Djumeno.

Mengawali pengukuhan guna meningkatkan jiwa nasionalisme, tamu Vip yang telah bergabung bersama tamu undangan lainnya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Sebagai salah satu upaya membuat masyarakat sadar akan  pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kab Madiun membentuk Satuan Tugas (Satgas) Sadar BPJS Ketenagakerjaan. Usai di buka langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usah Mikro, Satgas Sadar BPJS Ketenagakerjaan langsung di kukuhkan oleh Bupati Madiun Muhtarom yang sekaligus penyematan pin Satgas Sadar BPJS Ketenagakerjaan. Tidak hanya itu saja  Bupati Madiun juga menyerahkan secara simbolis jaminan kematian kepada keluarga peserta yang telah meninggal dunia sebesar 24 juta rupiah.

Bupati Madiun Muhtarom meyematan pin Satgas Sadar BPJS Ketenagakerjaan

Satgas Sadar BPJS Ketenagakerjaan terdiri dari unsur Kejaksaan Negeri Mejayan, Polres Madiun, perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinperdakop UM, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan  Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) hingga Dinas Kesehatan.

Melihat kondisi saat ini beberapa perusahaan maupun pelaku usaha mikro kecil menengah belum mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Padahal kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut sangatlah bermanfaat bagi karyawan itu sendiri mengingat jaminan sosial tesebut memberikan perlindungan dalam segala bentuk resiko sosial, seperti kecelakaan kerja ataupun meninggal dunia.

Salah satu program BPJS Ketenagakerjaan adalah memberikan jaminan atau harapan kepada pekerja untuk hidup layak di hari tua dengan program jaminan hari tua. Program di hari tua tersebut di maksudkan agar mereka nantinya masyarakat tidak bergantung dengan orang lain dan dapat hidup mandiri.

READ  Upacara Peringatan Hari Guru dan HUT PGRI Ke 72

Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan juga merupakan salah satu investasi sosial untuk menjamin kemandirian ataupun dari resiko sosial yang salah satunya adalah kecelakaan kerja. Jaminan sosial ini di landasi filosifi kemandirian dan harga diri untuk mengatasi resiko sosial, tidak bergantung kepada orang lain ketika sakit, kesejahteraan di hari tua.

 

 

 

Komentar

Baca Juga

Leave a Comment