Mencoba Kabur, Bandar Sabu Ngawi Di Ciduk Polisi

KAB. NGAWI – Suhartono warga desa Jururejo kota Ngawi hanya bisa pasrah saat diamankan petugas Satnarkoba Polres Ngawi. Lelaki berumur 40 tahun tersebut disergap petugas, di belakang rumahnya, saat mencoba kabur melalui pintu dapur. Saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan 6 paket sabu siap edar di saku celananya.

Penyergapan terhadap bandar sabu tersebut, bermula saat petugas menangkap lebih dulu Anggit Siswo Pratomo kurir sabu asal kelurahan Pelem kota Ngawi. Pemuda berumur 26 tahun itu dibekuk di jalan Trunojoyo kota Ngawi setelah transaksi 1 paket sabu. Setelah dilakukan pengembangan, Anggit menunjuk Suhartono sebagai bandarnya sehingga petugas melakukan pengintaian dan disusul penangkapan.

Selain mencandui maraknya peredaran sabu, tidak lepas dari harganya yang melebihi emas. Sehingga sebagian orang mengambil resiko, masuk dalam sindikat perdagangan terlarang. Kepada petugas, tersangka mengaku sudah 2 tahun menjalankan bisnis sabu. Dari hasil penjualan 1 gram sabu, yang di beli dari jawa tengah seharga 1.350.000 rupiah Suhartono bisa mengambil keuntungan hingga 650 ribu rupiah. Caranya 1 gram sabu di jual menjadi 5 paket, per paketnya seharga 4 ratus ribu rupiah. Selain mendapatkan keuntungan tersangka juga masih dapat menikmati sabu.

Kedua tersangka sindikat perdagangan sabu, kini meringkuk di sel tahanan Polres Ngawi. Oleh petugas, mereka bakal di jerat Undang-Undang, nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal seumur hidup.

Komentar
READ  Motif Wanita Bunuh Diri Karena Gagal Menikah

Baca Juga

Leave a Comment