Ngabuburit dengan Belajar Membatik Teknik Eco Print

MADIUN – Sesuai dengan namanya Eco dari kata Ekosistem (Alam) dan Print yang artinya mencetak. Batik ini dibuat dengan cara mencetak bahan-bahan yang ada di alam salah satunya daun. Seperti yang dilakukan sejumlah remaja di desa Sendangrejo kecamatan Madiun kabupaten madiun ini.

Mereka hanya butuh mencari dedaunan yang cocok untuk dibuat menjadi batik. Hanya dengan alat pukul seperti palu atau batu mereka mulai mencetak daun-daun ke dalam kain. Batik dengan Eco Print ini cukup mudah karena hanya dengan memukul daun-daun hingga tercetak seratnya kedalam kain.

Syifa Dida Batista salah satu remaja ini mengaku bersama rekan-rekannya belajar membatik untuk mengisi waktu luang di bulan Ramadhan dengan belajar membatik. Apalagi belajar membatik ini juga untuk menunggu waktu berbuka puasa. Tidak ada kesulitan dalam menerapkan batik Eco Print ini.

Sementara itu Rini Susanti perajin batik Eco Print mengatakan dirinya mengajak anak-anak ini untuk mengisi waktu bulan Ramadhan dengan kegiatan-kegiatan positif. Salah satunya dengan belajar membatik Eco Print yang kini tengah menjadi trend. Hal ini agar anak-anak ini bisa lebih menyukai batik serta memiliki kemampuan dalam berinovasi membatik.

Komentar
READ  Pasca Melahirkan, Ibu Bayi Alami Keterbelakangan Mental

Baca Juga

Leave a Comment