Ramadhan, Pemesan Kaligrafi Ukir Jati Meningkat 50%

BOJONEGORO – Sejak awal bulan suci ramadhan pengrajin kaligrafi ukir berbahan kayu jati di desa Campurejo, kabupaten Bojonegoro disibukkan dengan banyaknya pesanan. Para pengrajin harus bekerja ekstra memahat batang kayu menjadi kaligrafi bernilai seni sesuai harapan pemesan. Dibanding hari biasa pesanan kaligrafi ukir yang datang selama ramadhan mengalami peningkatan cukup signifikan hingga mencapai 50 persen. Jika biasanya pengrajin hanya mendapat pesanan sekitar dua puluh kaligrafi per bulan namun pada bulan ramadhan ini bisa mencapai tiga puluh kaligrafi per bulan.

Permintaan kaligrafi ukir ini sebenarnya bisa lebih banyak. Namun pengrajin lebih memilih membatasi jumlah pesanan karena takut tidak dapat menyelesaikan seluruhnya. Sebab untuk membuat sebuah kaligrafi ukir waktu yang dibutuhkan antara tiga hari sampai satu minggu, bergantung tingkat kerumitannya. Pemesan tidak hanya berasal dari kabupaten Bojonegoro saja melainkan juga daerah lain, seperti Surabaya, Bandung dan bahkan luar pulau. Tren kaligrafi yang banyak dipesan tahun ini adalah bertuliskan Asmaul Husna dan ayat kursi.

Kaligrafi ukir berbahan kayu jati dapat dipesan mulai dibawah sepuluh juta hingga puluhan juta rupiah. Harga ditentukan berdasarkan ukuran kaligrafi bentuk serta tingkat kerumitan motif ukir.

Komentar
READ  Biadap..! Anak Bunuh Bapak Kandung Hingga Tewas

Baca Juga

Leave a Comment