Empat Hari Mancur, Dinas ESDM Prov Jatim Ambil Sampel Air

NGAWI – Sudah empat hari berlangsung semburan air di desa Sidolaju kecamatan Widodaren kabupaten Ngawi belum menunjukkan tanda berhenti. Ratusan warga masih memadati lokasi untuk melihat air mancur raksasa yang muncul dari sumur pompa air tenaga listrik milik Mujiyanto warga setempat. Semburan air tidak setinggi hari pertama yang mencapai sekitar 30 meter tapi berkisar antara 20 meter sampai 25 meter.

Fenomena alam tersebut, juga ditidaklanjuti oleh Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan menerjunkan tim yang berjumlah lima orang yang terdiri dari ahli Geologi. Didampingi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat ahli Geologi mengambil sampel air dari pusat semburan dan  sampel air yang menyembur ke atas. Sampel tersebut akan dilakukan uji labolatorium untuk mengetahui kadar gasnya yang diperkirakan jenis metan.

Luberan air mancur raksasa diperkirakan telah mengairi lima hektar sawah. Namun bagi pemilik lahan fenomena alam tersebut membuatnya rugi puluhan juta rupiah. Pasalnya  semburan air merusak sumur pompa air bertenaga listrik dan merendam persemaian padi.

Tim ahli Dinas ESDM Pemprov Jatim memperkirakan semburan air tak berlangsung lama, karena seiring habisnya gas semburan air akan mati sendiri. Hingga kini, pengamanan di lokasi terjadinya semburan air masih ketat. Aparat keamanan menjaga lokasi selama 24 jam. Pengunjung hanya diperbolehkan mendekat hingga garis polisi yang masih terpasang.

Komentar
READ  Polres Ngawi Gelar Simulasi Penanganan Bencana Alam

Baca Juga

Leave a Comment