Karena “DIANG” Rumah dan 5 Ekor Hewan Ternak Terbakar

NGAWI – Beginilah kebakaran yang terjadi di desa Pojok kecamatan Kwadungan kabupaten Ngawi. Api dengan cepat menghanguskan bangunan kandang dan rumah, milik pasangan Sutrisno dan Nurhayati. Dua ekor sapi dan tiga ekor kambing mati terpanggang. Kebakaran terjadi saat, Sutrisno pergi ke sawah dan Nurhayati pergi menghadiri pengajian. Dirumah tinggal Asep, anak keduanya yang masih kecil. Sedangkan sang nenek pergi ke rumah Suyitno saudara Sutrisno yang bertetangga.

Kebakaran dipicu oleh Diang atau perapian untuk mengusir nyamuk, yang terbuat dari jerami, sekam dan campuran belerang. Api dari perapian tersebut menjalar, sehingga membakar bangunan kandang dan rumah. Saat api mulai membakar rumah, asep langsung menyelamatkan diri dan meminta pertolongan warga.

Suyitno, yang mengetahui kebakaran berusaha menyelamatkan tiga ekor sapi dan 9 ekor kambing, yang berada dalam kandang. Namun karena kobaran api sudah membesar, dia hanya bisa menyelamatkan 1 ekor sapi dan 6 ekor kambing.

Penghuni rumah kini mengungsi ke rumah tetangga dan masih syok karena kehilangan rumah dan sebagian besar harta bendanya. Dari hasil pemeriksaan pihak berwajib penyebab kebakaran, di duga karena pemilik rumah kurang hati-hati, saat menempatkan perapian pengusir nyamuk. Untuk memadamkan api dikerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Ngawi dan 1 mobil tangki air BPBD setempat. Kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai 75 juta rupiah.

Komentar
READ  Evakuasi Dramatis, Saksi Mata : Korban Masih Berdiri Di Dalam Sumur

Baca Juga

Leave a Comment