Tradisi Nyadran Usung Hasil Bumi Dan Budaya

NGANJUK – Tradisi nyadran itu dilakukan oeh warga desa Pandantoyo kecamatan Kertosono Nganjuk. Ratusan warga meramaikan bersih desanya itu dengan mengarak sejumlah tumpeng hasil pertanian seperti sayur sayuran dan buah buahan kelilng kampung.

Selain hasil pertanian, warga juga berkreatifitas membuat ogoh ogoh, berupa gubuk sawah lengkap dengan orang petani dan cangkulnya. Warga juga mengarak ogoh ogoh berbagai macam hewan, seperti macan dan ular naga serta ayam jago.

Setiap bentuk kreasi ogoh ogoh di haruskan menari dan menyanyi yang bertemakna ogoh ogoh tersebut. Para peserta pawai budaya ini menyanyi dan menari lagu mecangkul dan bertani.

Menurut kepala desa Pandantuyo, Firman Hidayat, bersih desa merupakan tradisi tahunan sebagai peninggalan nenek moyangnya, sebagai bentuk melestarikan budaya agar dikenal oleh generasi penerus dan tidak tergerus oleh kemajuan jaman. Setiap peragaan ogoh ogoh juga di iringi gending Jawa, dengan menggunakan gamelan, kendang dan sejumlah musik jawa lainnya.

Komentar
READ  6 Orang Diperiksa KPK Di Mapolres Nganjuk Hingga Dini Hari

Baca Juga

Leave a Comment