Razia Premanisme, Petugas Kejar Kejaran Dengan Pengamen

NGANJUK – Pengamen yang mengamen di perempatan, dianggap mengganggu ketertiban umum, sehingga petugas satuan polisi pamong praja melakukan penertiban. Meski sudah sering dilakukan penertiban tetapi nampaknya tidak membuat kapok para pengamen.

Sehingga pada senin malam, kembali petugas Satpol PP, melakukan patroli dan monitoring wilayah. Di awali di terminal bus, petugas menyisir tempat tempat yang biasa di buat mangkal para gepeng,tetapi nampaknya di dalam terminal bus sudah bersih dari gelandangan dan pengemis, gepeng.

Selanjutnya petugas menyisir, perempatan terminal lama, belum turun dari mobil patroli, para pengamen, yang sedang melakukan aktifitas ngamen, kocar kacir, lari tanpa arah, menyelamarkan diri dari petugas. Sementara dua lainnya yang tidak tahu kedatangan petugas, langsung di amankan, dari hasil intetogasi, dua anak yang masih dibawah umur ini adalah warga kecamatan wilangan , siswa salah satu Madrasah Ibtidaiyah di Bagor.

Selanjutnya petugas menuju wilayah Baron, di lampu Trafiglight Baron, petugas juga mengamankan salah satu anak yang sedang mengamen. Sementara di perempatan Kertosono petugas Satpol PP, menciduk, satu pengamen dan 7 anak punk yang hendak ke Solo.

Setelah di data dan diberikan pembinaan, para pengamen dan anak punk dipulangkan ke rumah masing masing.

Komentar
READ  Bupati Kabur, Rencana Relokasi Berlangsung Ricuh

Baca Juga

Leave a Comment