Umat Hindu Di Nganjuk Gelar Tradisi Potong Gigi

NGANJUK – Puluhan Umat Hindu di dusun Curik desa Bajulan kecamatan Loceret Nganjuk melaksanakan upacara metatah atau potong gigi, di Pura Kerta Bhuana Giri Wilis yang ada di desa setempat, upacara ini digelar sebagai simbol mensucikan diri dan menghilangkan aura negatif dalam diri.

Upacara ini diperuntukan kepada anak-anak yang akan memasuki usia dewasa, dengan ketentuan jika anak laki-laki telah mengalami perubahan suara dan anak perempuan telah mengalami menstruasi yang pertama upacara ini diikuti oleh 25 anak.

Gigi yang dipotong adalah 4 gigi seri dan 2 gigi taring.  Hal ini merupakan simbol bagaimana umat hindu membuang sifat nafsu, serakah, pemarah, mabuk, angkuh, serta sifat iri hati.  Dengan metatah diharapakan manusia dapat membuang sifat negatif tersebut sehingga dapat menjadi pribadi yang baik.

Setelah selesai upacara potong gigi umat hindu melaksanakan upacara Mecaru, atau Upacara Mensucikan Alam, sehingga ketika penyatuan alamnya sudah di sucikan leluhur dan manusianya sudah di sucikan sehingga bisa menyatu antara alam dan manusia dapat harmonis.

Upacara ini tidak hanya diikuti oleh masyarakat sekitar, namun mereka juga resi dari Bali .  Diaharapkan setelah upacara ini anak-anak dapat mengendalikan diri agar lebih cerdas, dan masyarakat Hindu dapat memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya.

Komentar
READ  Musim Kemarau, Warga Gunakan Air Sumur Sawah

Baca Juga

Leave a Comment