Mendekam Dibui , Bambang Bras dan Priono Di Berhentikan Sementara

Madiun – Memasuki masa persidangan meja hijau di Pengadilan Tipikor Surabaya,  dua pejabat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Madiun Bambang Brasianto dan Priono Susilo Hadi telah dinonaktifkan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penonaktifan sementara terhadap Bambang Brasianto dan Priyono Susilo Hadi dari status Aparatur Sipil Negara sejak keduanya menjadi terdakwa dan ditahan dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliabu tahun anggaran 2017.

Kabid Pembinaan Data dan Pemberhentian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Madiun Nur Aini Hani mengatakan, Pihaknya masih memproses penonaktifan terhadap keduanya berdasarkan salinan surat keputusan penahanan yang dikeluarkan Pengadilan Tipikor Surabaya.

Setelah berstatus sebagai tahanan keduanya hanya menerima gaji pokok sebesar 50 persen dan tidak lagi menerima tunjangan jabatan. Hal itu merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) 11/2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sebelumnya dua pejabat DLH Kabupaten Madiun Bambang Brasianto dan Priono Susilo Hadi yang terlibat kasus korupsi penyalahgunaan anggaran pengelolaan sampah akhirnya ditahan di Lapas Kelas 1 Madiun pada senin malam 7 januari 2018.

Keduanya ditahan dalam persidangan pertama dengan agenda pembacaan dakwaan, hakim mengeluarkan penetapan penahanan terhadap kedua terdakwa hingga 30 hari ke depan.

Komentar
READ  Kandang Ayam Kedungrejo Akhirnya Disegel

Baca Juga

Leave a Comment