Pemohon Kartu Identitas Anak Di Dispendukcapil Membludak

Kab. Madiun – Menjadi salah satu syarat untuk pendaftaran sekolah, ratusan warga memadati kantor Dispendukcapil Kabupaten Madiun untuk membuat KIA. Karena banyaknya warga yang memohon Kartu Identitas Anak  itu kantor dinas setempat tak mampu menampung banyaknya warga hingga dipelataran kantor.

Ratusan warga  antusias memadati Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Madiun dengan membawa buah hatinya. Para orang tua ini ingin membuat Kartu Identitas Anak atau KIA elektronik. Berbeda dengan KTP Elektronik atau EKTP, pembuatan KIA ini relatif cepat karena bisa langusng jadi saat itu juga.

Meksi demikian warga harus rela mengatre lama karena banyaknya pemohon setiap harinya bahkan dinas setempat pun menyediakan tenda tenda untuk berteduh lantaran sempitnya ruang tunggu di dalam kantor Dispendukcapil.

Menurut Kabid Kependudukan Dispendukcapil Kabupaten Madiun  Achmad Romadhon ditahun 2019 ini  tercatat ada 164 ribu data anak yang harus tercetak KIA Elektronik. Dari ratusan ribu data anak itu hingga awal februari ini sudah tercetak 30 persen. Pihaknya optimis akan menyelesaikan perpencetakan KIA tersebut rampung di kahir tahun 2019.  Selain itu dari pemerintah daerah pun juga sudah mensupport terkait sarana dan prasarana mulai dari pengadaan blangko hingga mesin cetak.

Setiap harinya dispendukcapil mampu mencetak sekitar 300 hingga 400 KIA Elektronik. Diketahui data  kartu identitias anak untuk melindungi hak konstitusi anak serta untuk mendata anak anak sejak lahir hingga dewasa sebagai warga negara Indonesia yang sah.

Komentar
READ  Biyuh, Setahun Janda Muda Bertambah 1.400 Orang

Baca Juga

Leave a Comment